Ayat-Ayat Penghilang Kesedihan dan Bad Mood
Ketika duka dan kesedihan datang, seorang mukmin tidak pernah ditinggalkan Allah tanpa jalan keluar. Al-Qadhi at-Tanukhi (w. 384 H) menyatakan dalam kitabnya, al-Faraju Ba'da asy-Syiddah, bahwa Imam al-Hasan al-Bashri berkata:
عجبا لـمَكْرُوب غَفَلَ عَن خمس، وَقد عَرَفَ مَا جعل الله لمن قالهن
"Sungguh mengherankan orang yang bersedih (namun) melupakan lima hal, sementara ia tahu apa yang Allah jadikan pada orang yang mengatakan lima hal tersebut."
Lima hal tersebut tidak lain adalah ayat-ayat Al-Qur'an yang Allah jadikan sebagai wasilah penghilang duka. Di antaranya firman Allah:
وَقَالَ الَّذِي آمَنَ يَا قَوْمِ اتَّبِعُونِ أَهْدِكُمْ سَبِيلَ الرَّشَادِ
Ketiga, firman-Nya:
وَأُفَوِّضُ أَمْرِي إِلَى اللَّهِ ۚ إِنَّ اللَّهَ بَصِيرٌ بِالْعِبَادِ
"Wa Ufawwidhu Amrî Ilallâh, Innallâha Bashîrum Bil 'Ibâd (Dan aku menyerahkan urusanku kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Melihat akan hamba-hamba-Nya)."
Maka Allah memeliharanya dari kejahatan tipu daya mereka. (QS. Al-Mukmin: 44-45)
Keempat, firman-Nya:
وَذَا النُّونِ إِذ ذَّهَبَ مُغَاضِبًا فَظَنَّ أَن لَّن نَّقْدِرَ عَلَيْهِ فَنَادَىٰ فِي الظُّلُمَاتِ أَن لَّا إِلَٰهَ إِلَّا أَنتَ سُبْحَانَكَ إِنِّي كُنتُ مِنَ الظَّالِمِينَ فَاسْتَجَبْنَا لَهُ وَنَجَّيْنَاهُ مِنَ الْغَمِّ ۚ وَكَذَٰلِكَ نُنجِي الْمُؤْمِنِينَ
"Dan (ingatlah kisah) Dzun Nun (Yunus), ketika ia pergi dalam keadaan marah, lalu ia menyangka bahwa Kami tidak akan mempersempitnya (menyulitkannya), maka ia menyeru dalam keadaan yang sangat gelap: Lâ Ilâha Illâ Anta Subhânaka Innî Kuntu Minadz Dzâlimîn (Bahwa tidak ada Tuhan selain Engkau. Maha Suci Engkau, sesungguhnya aku adalah termasuk orang-orang yang zalim)."
Maka Kami telah memperkenankan doanya dan menyelamatkannya dari pada kedukaan. Dan demikianlah Kami selamatkan orang-orang yang beriman. (QS. Al-Anbiya': 87-88)
Imam al-Hasan al-Bashri lalu berkata:
مَن لَزِمَ قِرَاءَةَ هَذِهِ الْآيَاتِ فِي الشَّدَائِدِ، كَشَفَهَا اللهُ عَنْهُ، لِأَنَّهُ قَدْ وَعَدَ، وَحَكَمَ فِيهِنَّ، بِمَا جَعَلَهُ لِمَنْ قَالَهُنَّ، حُكْمُهُ لَا يُبْطَلُ، وَوَعْدُهُ لَا يُخْلَفُ
"Barangsiapa yang senantiasa membaca ayat-ayat tersebut pada saat dirundung duka dan kesedihan, maka Allah akan menghilangkan duka dan kesedihannya. Sebab itu semua adalah janji dan ketetapan Allah bagi orang-orang yang selalu membacanya. Keputusan-Nya tidak akan dianulir, dan janji-Nya tidak akan diselisihi." (At-Tanukhi, Al-Faraj Ba'da asy-Syiddah, h. 63-64.)
Tiga ayat yang lain — QS. Al-Baqarah: 155-157, QS. Ali Imran: 173-174, dan QS. Ali Imran: 147-148 — juga ada bacaan yang bisa diamalkan dan diulang-ulang di ayat tersebut.
Maka ketika bad mood dan kesedihan menghampiri, jangan biarkan hati larut. Kembalilah kepada ayat-ayat-Nya. Sebab janji Allah tidak akan diselisihi, dan keputusan-Nya tidak akan dianulir.
Sumber: Darul Hikmah di WhatsApp